Himbauan Pimpinan Pusat Pencak Silat Pagar Nusa Untuk Shalat Ghaib dan Tahlil Untuk Tokoh NU Sekaligus Pendekar Pagar Nusa KH Suharbillah.
![]() |
| KH Suharbillah menunjukkan satu gerakan silat Pagar Nusa dalam satu acara halaqah silat di PBNU. |
Gresik - Berita Duka dari Kota Gresik, Inna lilllahi wa inna ilaihi raji’un, Telah pulang ke Rahmatullah KH Suharbillah salasatu Kyai besar yang berasal dari Kota Gresik yang tercatat sebagai salah seorang pendiri Pagar Nusa.
Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa
menghimbau para Pimpinan Wilayah, Cabang dan perguruan Pagar Nusa melaksanakan
shalat ghaib dan tahlil untuk sang guru, penasihat, bahkan salah seorang
pendiri Pagar Nusa KH Suharbillah, yang tutup usia, Senin (25/8) malam di
Sedayu, Gresik, Jawa Timur.
“Kami selaku Pimpinan Pusat Pencak Silat Pagar Nusa mengucapkan duka yang
sedalam-dalamnya dan menghimbau kepada Pimpinan Wilayah, Cabang dan perguruan
Pagar Nusa melaksanakan shalat ghaib dan tahlil untuk beliau, semoga amal
ibadah beliau diterima di sisi-Nya,” demikian Ketua Umum PP Pagar Nusa dalam
Gus Aizuddin Abdurrahman dan Sekretaris Umum MH Nabil Haroen dalam pesan
singkatnya kepada NU Online.
KH Suharbillah tercatat sebagai salah seorang pendiri Pagar Nusa, bahkan ia
adalah sang inisiator. Tahun 1985, ia menemui KH Mustofa Bisri dari Rembang dan
menceritakan keinginan para pendekar untuk membentuk organisasi. Keduanya lalu
bertemu dengan KH Agus Maksum Jauhari Lirboyo alias Gus Maksum yang memang
sudah masyhur di bidang beladiri.
Pada tanggal 12 Muharrom 1406 M
bertepatan tanggal 27 September 1985 berkumpulah para kiai dan pendekar di
pondok pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, untuk membentuk suatu wadah di
bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) yang khusus mengurus pencak silat.
Musyawarah tersebut dihadiri tokoh-tokoh pencak silat dari daerah Jombang,
Ponorogo, Pasuruan, Nganjuk, Kediri, serta Cirebon, bahkan dari pulau
Kalimantan pun datang.
Musyawarah berikutnya diadakan pada tanggal 3 Januari 1986, di Pondok Pesantren
Lirboyo Kediri, Jawa Timur, tempat berdiam Gus Maksum. Dalam musyawarah
tersebut disepakati pembentukan organisasi pencak silat NU bernama Ikatan
Pencak Silat Nahdlatul Ulama “Pagar Nusa” yang merupakan kepanjangan dari
“Pagarnya NU dan Bangsa. Pengukuhan dilakukan oleh Rais Aam KH Achmad Siddiq
dan Ketua Umum PBNU KH Abdurrahman Wahid. (A. Khoirul Anam)
Gambar: KH Suharbillah
menunjukkan satu gerakan silat Pagar Nusa dalam satu acara halaqah silat di
PBNU. (Foto Tachsin Sanjaya)

Posting Komentar